tak terasa waktu bergulir.. meninggalkan semua yang telah lalu. rasa hati ingin kembali, agar bisa menghapus kesalahan yang ditinggalkan waktu. namun, apalah daya. ketika dia telah meninggalkan kita. maka tak sedetikpun dia akan kembali. hanya penyesalan yang tiada akhir yang tersisa. ketika kata tak mampu lagi menyangkal. segala yang telah ditetapkan kepada kita. usaha dan do’a sudah seharusnya kita panjatkan kehadirat-Nya. agar kita selalu dijaga. dan tidak kehilangan waktu yang seharusnya membawa kita kepada kebahagiaan. waktu adalah milik-NYA yang menjadi anugrah terindah dan paling berharga untuk kita.tapi, mengapa kita masih saja tertinggal? mengapa kita masih saja menjadi budak kemalasan? waktu tidak pantas kita sia-sia kan. dia terlalu berharga untuk menjadi sesuatu yang dikesampingkan. sadarkah kita bahwa setiap detik yang kita lewatkan adalah satu kesempatan yang tidak akan terulang?
tidak akan ada yang kedua. semua yang telah lewat hanya akan menjadi kenangan dan pelajaran bagi kita. selanjutnya, tinggal bagaimana kita menyikapi ketertinggalan kita. untuk kemudian dipertanggungjawabkan dihadapan-NYa kelak. disaat dimana kita tidak memiliki siapapun untuk membela dan dibela. hanya dengan pertolongan ALLAH dan Rasulullah kita mungkin bisa selamat, jika kita benar-benar bertaubat. dari sekarang. bukan besok atau lusa.
kita tidak akan tahu kapan kita menghadap-NYA. kematian akan datang dengan tiba-tiba. mungkin detik ini atau detik berikutnya. mungkin sejam kemudian, besok, bulan depan, tahun depan, ketika saya selesai menulis, atau ketika anda selesai membaca tulisan ini. tidak ada yang tahu akan besarnya misteri kematian. hanya ALLAH lah yang maha menentukan, kapan kita harus mempertanggungjawabkan segala perbuatan yang telah kita lakukan. jadi, siapkah kita jika hari ini kita dipanggil oleh-NYA? apakah sudah cukup bekal yang kita bawa untuk menghadap kepada-NYA??? apa yang sudah kita lakukan untuk mempersiapkan kehidupan setelah kematian??
waktu..kecil dan tak terasa.. namun besar artinya bagi kita. ketika semua orang dalam kerugian, maka orang-orang yang menghargai wktu lah yang paling beruntung. apakah kita menjadi salah seorang yang beruntung?? ataukah yang merugi?? hanya kitalah yang menentukan, akan kemana langkah kita selanjutnya. Semoga ALLAH menyadarkan kita akan waktu yang begitu berharga.. AMIN..
Wallahu A’lam…


